Apa Gejala Gonore Pada Wanita ???
![]() |
| Promo Pengobatan Gonore |
Gonore adalah penyakit kencing nanah yang muncul setelah melakukan hubungan seksual, hal ini dapat dialami baik pria maupun wanita. Pada pria penyakit gonore atau kencing nanah gejalanya : Keluar cairan kuning kehijauan, putih atau bening dari kelamin pria yang mana bukan air urin dan sperma, kondisi seperti ini dapat menjadi indikasi penyakit gonore atau kencing nanah pada pria.
Gejala gonore yang muncul pada wanita yang perlu kita ketahui yaitu muncul cairan vagina berwarna kuning atau kehijauan, merasakan sakit kencing, wanita yang mengalami keputihan abnormal sebaiknya melakukan pemeriksaan sebelum adanya indikasi infeksi bahwa cairan vagina yang normal yaitu tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak disertai rasa gatal maupun nyeri.
Keluarnya cairan vagina yang berbau dapat disebabkan penyakit Gonore atau Kencing Nanah. Vagina mengeluarkan cairan setelah melakukan hubungan intim merupakan hal yang normal. Namun bila cairan tersebut seperti yang tersebut diatas maka harus mendapatkan perhatian khusus.
Jenis-jenis cairan keputihan pada wanita
Cairan vagina adalah salah satu elemen yang sangat penting dalam kesehatan organ intim wanita. Namun, banyak wanita masih malu atau enggan mempelajari lebih lanjut soal berbagai jenis cairan yang dihasilkan vagina dan artinya. Anda bisa mengetahui dari cairan vagina untuk mendeteksi kemungkinan penyakit tertentu. Ayo, cari tahu jenis-jenisnya di bawah ini!
Seperti apa cairan vagina yang normal?
Cairan vagina yang muncul pada wanita disebut sebagai keputihan. Keluarnya cairan keputihan ini merupakan hal yang normal untuk membersihkan kelamin dari berbagai jenis bakteri serta sel kulit mati. Keluarnya cairan keputihan ini berarti vagina anda masih sehat dan berfungsi dengan baik. Perlu anda ketahui cairan keputihan yang normal pada vagina warnanya bening atau putih, tidak berbau, teksturnya kental dan lengket, serta volumenya tidak terlalu banyak. Biasanya keputihan yang muncul ini dapat berubah-ubah sebelum dan sesudah menstruasi wanita. Misalnya volume cairan bertambah ketika anda memasuki masa subur. Cairan keputihan ini masih normal selama warna, tekstur, dan volumenya tidak berubah. Bila anda menemukan ada perubahan dari ciri-ciri yang sudah disebutkan diatas, hal ini mungkin menandakan penyakit tertentu.
Cairan vagina keruh
Cairan vagina yang keluar berwarna lebih keruh dari biasanya, disertai dengan bau yang amis atau menyengat, kemungkinan anda sedang mengalami infeksi bakteri vagina. Cairan keputihan ini biasanya akan menjadi lebih banyak muncul setelah aktiv seks atau sebelum dan sesudah haid. Selain terkena infeksi bakteri, cairan keruh yang teksturnya sangat kental hingga tampak seperti gumpalan menandakan infeksi ragi vagina. Infeksi yang disebabkan oleh jamur ini biasanya juga menyebabkan vagina terasa gatal dan perih.
Cairan vagina keruh kekuningan
Jika cairan keputihan yang keluar berwarna keruh kekuningan, diikuti dengan rasa nyeri di area vagina dan sulit menahan urin, anda kemungkinan mengidap penyakit gonore. Biasanya penyakit ini juga ditandai dengan perdarahan vagina diluar siklus menstruasi. Penyakit lain yang mungkin menyerang anda adalah klamidia. Sama halnya seperti gonore, anda juga merasakan sakit ketika buang air kecil atau berhubungan seks. Cairan keruh kekuningan ini juga jadi tambah banyak.
Cairan vagina kuning kehijauan
Munculnya keputihan berbusa warnanya kuning kehijauan dan baunya tidak sedap kemungkinan anda sudah terinfeksi penyakit trikomoniasis. Gejala lain yang mungkin muncul yaitu vagina terasa gatal dan perih. Untuk mengatasinya, anda memerlukan pengobatan yang tepat sesuai dengan penyebabnya. Selain trikomoniasis, cairan vagina kekuningan disertai dengan bau tidak sedap bisa jadi gejala herpes genital. Penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus ini biasanya juga ditandai dengan muncul luka atau nanah di sekitar vagina. Untuk meredakan gejalanya, dokter akan meresepkan obat antivirus.
Cairan vagina kemerahan atau kecokelatan
Keluarnya cairan kemerahan atau kecokelatan dari vagina biasanya disebabkan oleh luruhnya dinding rahim. Kondisi seperti ini bisa terjadi di masa nifas pada ibu yang baru saja melahirkan. Kondisi ini juga disebut sebagai lokia.
Namun, jika anda sering sekali mengalami keputihan yang muncul bercampur darah atau perdarahan di luar siklus menstruasi dan juga di luar masa nifas, segera periksakan diri ke dokter. Anda mungkin saja menunjukkan gejala kanker endometrium (rahim).
Bahaya Gonore Pada Wanita
Bila gonore tidak ada penangann akan menimbulkan masalah serius. Pada wanita, jika gonore dibiarkan dapat menjalar hingga ke bagian uterus (rahim), tuba fallopi, dan indung telur. Hal ini dapat menyebabkan luka dan Penyakit Radang Panggul yang dapat mengarah pada kemandulan dan kehamilan ektopi (kehamilan di luar kandungan).
Permanen pada pria maupun wanita, seperti risiko kehilangan penglihatan, gagal ginjal, infertilasi pada wanita, resiko penyakit radang panggul pada wanita, nyeri persendian yang kronis. Bagi ibu hamil yang telah positif terinfeksi gonore, segera lakukan pengobatan khusus untuk melindungi bayi dari penularan gonore. Bila tidak diobati, saat melahirkan nanti, mata bayi dapat terinfeksi dan berisiko mengalami kebutaan. Infeksi kemungkinan dapat menyebar melalui aliran darah ke satu atau beberapa sendi, dan sendi bisa menjadi bengkak dan sangat nyeri, sehingga pergerakannya menjadi terbatas. Infeksi yang telah dibawa melalui aliran darah menimbulkan bercak bintik merah berisi nanah di kulit anda, demam, rasa tidak enak badan atau nyeri di beberapa sendi yang berpindah dari satu sendi ke sendi lainnya (sindroma artritis-dermatitis).
Bahaya Gonore (kencing nanah) yang tidak diobati akan sangat berbahaya sekali dan komplikasi tersebut dapat mengarah ke HIV. PMS ini masih bisa dicegah dengan memperkuat ketahanan mental dan fisik pada diri kita sendiri. Hindari kebiasaan melakukan hubungan seks berganti-ganti pasangan. Lakukan tes penyakit menular seksual secara berkala untuk keamanan bersama. Pilih lingkungan pergaulan yang tepat, khususnya hindari mereka yang menggunakan narkoba, mulai dari kokain, heroin, dan ganja, karena risiko penyakit menular seksual cukup tinggi di kalangan pengguna narkoba.
Langkah awal pengobatan, dokter akan memberikan pengobatan, Jika keadaan penderita gonore tidak juga membaik, dokter akan melakukan tes ulang untuk memastikan keberadaan bakteri yang resisten terhadap antibiotik yang diresepkan. Jika ada bakteri yang resisten, maka dokter akan memberikan antibiotik lain.
Dapatkan Segera Promo Pengobatan Gonore
Jika anda mempunyai keluhan Gonore maka, jangan sampai anda menunda pengobatan dengan sesegera mungkin karena, jika didiamkan tanpa adanya pengobatan kondisi ini akan sangat berbahaya akibatanya untuk tubuh anda terutama jika anda mempunyai keluarga. Hubungi kami segera untuk konsultasi langsung dengan tim medis kami di nomor 081386357762. Kunjungi kami untuk melakukan pengobatan tuntas menyeluruh di Jl Pangeran Jayakarta No.55 Gd Baja lt GF2 Tower B, Jakarta Pusat. Semoga informasi ini berguna untuk anda, salam hangat kami Pandawa Clinic.


